SORONG, Nusantara Bicara -- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua Barat, Hensah, didampingi, Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana dan Kepala Lapas Sorong, Manuel Yenusi mengatakan telah melakukan investigasi terkait kaburnya 7 warga binaan di Lapas Sorong, pada Selasa subuh (1/4/25).
Hensah dalam keterangan pers usai rapat tertutup dengan Kapolresta Sorong Kota di Lapas Sorong Rabu (2/4/25), mengatakan bahwa dugaan sementara kaburnya 7 orang narapidana akibat tembok tahanan yang rapuh disebabkan genangan air.
“Diduga mereka menggunakan sendok stainless untuk membobol tembok,” ungkap Hensah.
Selanjutnya dari 10 orang yang berada dalam kamar tahanan, 7 orang melarikan diri sedangkan 3 lainnya masih bertahan di dalam kamar. Dimana ketujuh tahanan yang kabur merupakan pelaku tindak kejahatan yang telah divonis pengadilan. Salah satunya pelaku penyerangan pos TNI di Kisor Maybrat beberapa tahun lalu.
Ia mengatakan bahwa saat ini, penghuni lapas Sorong mencapai 500 orang. Hal ini akan menjadi salah satu evaluasi kedepannya agar tidak kembali terjadi kejadian serupa. Selain evaluasi fasilitas dan kapasitas lapas. Ia juga akan melakukan evaluasi petugas Lapas yang dianggap lalai saat penjagaan warga binaan.
Sementara untuk motif kaburnya para narapidana, Hensah mengatakan belum diketahui dan akan menjadi bahan investigasi.(Agus)
Posting Komentar